Jumat, 15 Februari 2013

AYAT-AYAT AL QUR’AN TENTANG SHOLAT


Setelah pada tulisan sebelumnya kita membahas tentang sholat khusyu’. Sekarang pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang ayat-ayat Al Qur’an yang berkaitan dengan sholat. Hal ini sangat penting untuk kita ketahui sebagai umat muslim sudah sewajibnya jika Allah SWT senantiasa memerintahkan kita untuk melakukan sholat. Dan supaya kita semua lebih faham dan semakin menambah keimanan kita maka berikut ini akan saya paparkan beberapa ayat-ayat Al Qur’an yang membahas tentang sholat. Okey, Chekidot.. :D
1.       QS an-Nisaa’: 103
#sŒÎ*sù ÞOçFøŠŸÒs% no4qn=¢Á9$# (#rãà2øŒ$$sù ©!$# $VJ»uŠÏ% #YŠqãèè%ur 4n?tãur öNà6Î/qãZã_ 4 #sŒÎ*sù öNçGYtRù'yJôÛ$# (#qßJŠÏ%r'sù no4qn=¢Á9$# 4 ¨bÎ) no4qn=¢Á9$# ôMtR%x. n?tã šúüÏZÏB÷sßJø9$# $Y7»tFÏ. $Y?qè%öq¨B ÇÊÉÌÈ  
103. Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. kemudian apabila kamu telah merasa aman, Maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

2.       QS al-‘Ankabuut: 45
ã@ø?$# !$tB zÓÇrré& y7øs9Î) šÆÏB É=»tGÅ3ø9$# ÉOÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# ( žcÎ) no4qn=¢Á9$# 4sS÷Zs? ÇÆtã Ïä!$t±ósxÿø9$# ̍s3ZßJø9$#ur 3 ãø.Ï%s!ur «!$# çŽt9ò2r& 3 ª!$#ur ÞOn=÷ètƒ $tB tbqãèoYóÁs? ÇÍÎÈ  
45. bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

3.       QS al-Huud: 114
ÉOÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# ÇnûtsÛ Í$pk¨]9$# $Zÿs9ãur z`ÏiB È@øŠ©9$# 4 ¨bÎ) ÏM»uZ|¡ptø:$# tû÷ùÏdõムÏN$t«ÍhŠ¡¡9$# 4 y7Ï9ºsŒ 3tø.ÏŒ šúï̍Ï.º©%#Ï9 ÇÊÊÍÈ  
114. dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

4.       QS al-Israa’: 78
ÉOÏ%r& no4qn=¢Á9$# Ï8qä9à$Î! ħôJ¤±9$# 4n<Î) È,|¡xî È@ø©9$# tb#uäöè%ur ̍ôfxÿø9$# ( ¨bÎ) tb#uäöè% ̍ôfxÿø9$# šc%x. #YŠqåkôtB ÇÐÑÈ  
78. dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh[*]. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

[*] Ayat ini menerangkan waktu-waktu shalat yang lima. tergelincir matahari untuk waktu shalat Zhuhur dan Ashar, gelap malam untuk waktu Magrib dan Isya.

5.       QS al-Baqarah: 3
tûïÏ%©!$# tbqãZÏB÷sムÍ=øtóø9$$Î/ tbqãKÉ)ãƒur no4qn=¢Á9$# $®ÿÊEur öNßg»uZø%yu tbqà)ÏÿZムÇÌÈ  
3. (yaitu) mereka yang beriman[1] kepada yang ghaib[2], yang mendirikan shalat[3], dan menafkahkan sebahagian rezki[4] yang Kami anugerahkan kepada mereka.

[1] Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.
[2] Yang ghaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. percaya kepada yang ghjaib yaitu, mengi'tikadkan adanya sesuatu yang maujud yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, malaikat-malaikat, hari akhirat dan sebagainya.
[3] Shalat menurut bahasa 'Arab: doa. menurut istilah syara' ialah ibadat yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam, yang dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah. mendirikan shalat ialah menunaikannya dengan teratur, dengan melangkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusu', memperhatikan apa yang dibaca dan sebagainya.
[4] Rezki: segala yang dapat diambil manfaatnya. menafkahkan sebagian rezki, ialah memberikan sebagian dari harta yang telah direzkikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang disyari'atkan oleh agama memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim dan lain-lain.

6.       QS al-Baqarah: 238
(#qÝàÏÿ»ym n?tã ÏNºuqn=¢Á9$# Ío4qn=¢Á9$#ur 4sÜóâqø9$# (#qãBqè%ur ¬! tûüÏFÏY»s% ÇËÌÑÈ  
238. peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa[1]. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'.

[1] Shalat wusthaa ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan shalat wusthaa ialah shalat Ashar. menurut kebanyakan ahli hadits, ayat ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

Demikianlah beberapa ayat Al Qur’an yang menjelaskan perintah untuk melaksanakan shalat. Tentunya ini adalah sebagian ayat-ayat yang bisa saya sampaikan, sudah tentu masih banyak ayat-ayat Al Qur'an  yang menjelaskan tentang sholat. Semoga kita senantiasa termasuk dalam golongan orang-orang taqwa, yakni golongan orang-orang yang senantiasa menjalankan apa yang diperintahkannya dan menjauhi segala yang telah dilarangnya. Dan semoga kita menjadi orang-orang yang kelak akan berkumpul bersama dengan orang-orang mu’min di Syurga. Semoga dengan pemaparan ayat-ayat Al Qur’an di atas dapat senantiasa mengingatkan kita bahwa kita hidup di dunia ini tidak lain adalah untuk beribadah dan menyembah kepadaNya. (Writer: Dedi Prestiadi, S.Pd.I/15/02/13).
Referensi: Sayyid Shaleh Al Ja’fari “The Miracle of Shalat” Dar Jawaami’ul Kalim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar